Interpersonal
Komunitas online, ketika mendengar
kata ini mungkin akan terbayang di benak kita berbagai macam situs media sosial
berbasis internet yang menghubungkan kita dengan banyak orang mulai dari orang
yang kita kenal, sampai dengan orang yang belum kita kenali sama sekali, bahkan
bisa jadi bertemu dalam satu komunitas online dengan warga negara lain, ketika
saya mencari pengertian tentang arti sebuah komunitas, sebelum memasuki
pembahasan komunitas online, saya menemukan definisi dari sebuah komunitas yang
saya ambil dari beberpa sumber, berikut adalah penjelasanya :
SEJARAH KOMUNITAS ONLINE
1. FACEBOOK.
Saya yakin hampir semua pengguna
gadget baik smartphone dan lain-lain sudah tak asing dengan nama ini, inilah
sebuah jejaring media sosial yang masih tetap eksis sampai di awal tahun 2014an
ini, dan masih banyak pengguna yang menggunakanya, mulai dari hanya sekedar
chatting, bermain game online, sarana promosi, sampai berbagi foto-foto moment
penting antar sesama user, Didirikan oleh Mark Zuckerberg beserta teman
sekamarnya dan sesama mahasiswa yang bersekolah di Universitas Harvard, yaitu
Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes. Facebook
yang awalnya hanya terbatas untuk kalangan mahasiswa Harvard saja kemudian
diperluas hingga mencakup perguruan lain, Situs ini perlahan membuka diri
kepada mahasiswa di universitas lain sebelum dibuka untuk siswa sekolah
menengah atas, dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun.
Diluncurkan pada Februari 2004, dan sampai saat ini masih banyak orang orang
yang menggunakanya dengan berbagai fasilitas untuk berbagai macam kepentinganya.
2.TWITTER
TWITTER !!! ya, Hampir dapat
diprediksikan jika seseorang yang telah memiliki akun facebook yang
terintegrasi pada gadgetnya pasti telah mengenal salah satu jejaring sosial
yang satu ini, didirikan oleh Jack Dorsey pada tahun 2006, dan situs jejaring
sosialnya pada maret 2006, selain sebagai media jejaring sosial, twitter juga
sering dimanfaatkan untuk berbagai macam hal, salah satunya ialah live report
berita-berita di berbagai tempat, bahkan sampai media berkampanye, dan jangan
sampai lupa juga bahwa bapak presiden kita juga mempunyai akun twitter lho
Nah..
dari ke dua jejaring sosial diatas saja sudah banyak kelompok-kelompok unik
didalamnya, mulai dari kelompok pencinta hewan reptil, sampai kelompok-kelompok
yang berdasarkan hobi dan berbagai macam kepentingan didalamnya.
KOMUNITAS
Komunitas adalah sebuah kelompok sosial
dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan
dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya
dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko
dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti “kesamaan”, kemudian dapat
diturunkan dari communis yang berarti “sama,
publik, dibagi oleh semua atau banyak”. (Wenger, 2002: 4). Menurut Crow dan
Allan, Komunitas dapat terbagi menjadi 3 komponen:
·
Berdasarkan
Lokasi atau Tempat
Wilayah
atau tempat sebuah komunitas dapat dilihat sebagai tempat dimana sekumpulan
orang mempunyai sesuatu yang sama secara geografis.
·
Berdasarkan
Minat
Sekelompok
orang yang mendirikan suatu komunitas karena mempunyai ketertarikan dan minat
yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras, maupun berdasarkan kelainan
seksual.
·
Berdasarkan
Komuni
Komuni
dapat berarti ide dasar yang dapat mendukung komunitas itu sendiri.
Komunitas
terbentuk atas dasar kesukuan , asal usul keturunan , keyakinan agama keyakinan
politik, pekerjaan atau persahabatan (Suhardi, 2009)
Jika
dilihat dari penjelasan diatas, ada beberapa point yang mendasari timbulnya
sebuah komunitas jika berdasar dari sebuah lokasi atau tempat, mungkin begitu
banyak komunitas yang bersifat kedaerahan, mungkin jika dahulunya mereka
mengadakan pertemuan rutin di sebuah tempat untuk mengadakan sebuah
perkumpulan, jika di alihkan dengan basis internet mereka tak perlu lagi datang
dari tempat jauh guna untuk bertemu sesama komunitasnya, dengan media chat atau
bahkan videochat atau teleconfrence untuk berinteraksi bersama, namun tak
jarang juga berawal dari sebuah komunitas online bukan hanya yang sifatnya
kedaerahan saja, mereka mengadkan sebuah pertemuan yang real dengan istilah
“copy darat” yang dimaksud ialah mereka yang tergabung dalam sebuah komunitas
berbasis online, melakukan pertemuan atau family gathering yang direncanakan
sebelumnya di forum komunitas tersebut, dengan agenda yang bervariasi.
Sebuah komunitas online menurut saya biasanya memiliki sebuah tujuan, misal
satu grup yang memiliki sebuah dasar kenapa grup tersebut dibentuk, misal
sebagai kelompok belajar kelas atau sebuah grup komunitas game tertentu atau
bahkan sebuah grup yang memfasilitasi anggotanya untuk transaksi atau media
perantara jual beli.
·
DEFINISI
KOMUNITAS ONLINE
Menurut
Ferguson et al., 2004, komunitas online adalah sebuah tempat dimana sekelompok
orang berkumpul untuk berbagi sence of community sebagaimana orang-orang yang
tidak saling mengenal memiliki kesamaan ketertarikan minat, didalam sebuah
situs internet yang menawarkan beberapa layanan online, meliputi beberapa akses
kepada lingkungan sosial, layanan komunitas, informasi resmi, dan layanan
e-commerce kepada penghuninya.
·
FUNGSI SOSIAL INTERNET TERHADAP INDIVIDU
Menurut
saya pribadi ada banyak hal yang dapat dimanfaatkan dari pada internet, setelas
saya lihat beberapa fungsi sosialnya ialah
·
Media
berbagi informasi
Kenapa bisa demikian, karena kita
dapat dengan cepat mengetahui adanya kabar atau sebuah hal yang kita ingin ketahui
cukup dengan mengakses media yang dituju
Misal : kita dapat mengetahui keadaan lalulintas secara langsung tanpa repot
meninjau langsung ke tempat tersebut, sebuah account Twitter milik Polda metro
jayadengan traffic management nya menyajikan berbagai info tentang keadaan
lalulintas dari berbagai Spot yang ingin ditinjau oleh si pencari info, ada juga
account Commuter Line milik PT. KCJ yang bergerak di sektor moda transportasi
massal kereta api, yang mencapai 500.000 pengguna perhari, menyajikan info up
date dari jadwal perjalanan kereta api.
·
Latihan
untuk menggali skill menulis
Seperti yang kita tahu, banyak situs
blog yang menyajikan layanan free untuk memuat tulisan kita didalamnya, selain
bisa bertukar ilmu dan informasi antar sesama blogger, skill menulis kita
secara tidak langsung akan terasah jika berlatih memposting tulisan yang kita
buat, jangan lupa pula apablila mengutip dari sebuah sumber, disertakan pula
sumber dari kutipan tersebut, agar tidak di anggap plagiat atau istilahnya
hanya mengcopy paste tanpa menyertakan sumber.
·
Media Sosialisasi suatu hal
Salah
satu yang sering kita temui ialah, yang menurut saya pribadi sangat berkaitan
dengan fungsi sosial internet itu sendiri ialah, dalam mengkampanye’kan suatu
hal, misal mengkampanyekan untuk menghemat listrik atau kampanye anti narkoba,
bahkan sampai kampanye politik.
·
Pasar Online
Ketika
seseorang tak lagi harus mengunjungi tempat dimana ia harus membeli suatu
barang yang diingin kan, hanya cukup membuka situs jual beli, dan melihat
barang yang ditawarkan, dengan proses negosiasi yang simpel seseorang akhirnya
dapat membeli hal yang ia inginkan, dan bebas
B. Polarisasi dalam Kelompok Internet
Polarisasi
kelompok dan internet akan saya bahas ditulisan saya kalin ini. Apakah
polarisasi ? secara umum polarisasi itu artinya kecenderungan ke
arah posisi yang ekstrim. Sedangkan kalau polarisasi kelompok adalah gejala
mengumpulkan pendapat kelompok pada satu pandang tertentu. Polarisasi kelompok
adalah intensifikasi dari suatu pre-existing awal kelompok pilihan (Baron et
al. 1992 : 73)
Sedangkan
pengertian internet adalah hubungan atau koneksi satu komputer ke komputer
lainnya diseluruh dunia melalui server dan router internet, dengan internet
kita dapat mengirim dan mengakses berbagai gambar, tulisan, suara,
video dan program komputer.
Lalu
apakah hubungan polarisasi kelompok dan internet ? hal ini karena fasilitas di
internet yang dapat menyebabkan polarisasi kelompok dimana terjadi pembentukan
kubu diantara pengguna internet. Misalnya saya adalah pengguna jejaring sosial,
maka tanpa disadari atau tidak saya sudah ikut terpolarisasi dan menjadi bagian
dari salah satu kelompok pengguna jejaring sosial tersebut. Pengaruh polarisasi
adalah seringkali keputusan yang dibuat kelompok lebih ekstrim dibandingkan
keputusan indvidu. Penyebab polarisasi kelompok adalah (1) perbandingan sosial,
(2) diskusi kelompok, (3) tidak ada prasangka.
Internet
di zaman sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar orang.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, fasilitas yang ada di internet seperti
jejaring sosial, streaming, unggah, unduh, jual beli, dan lainnya bisa menjadi
penyebab terjadinya pengelompokan di internet.
· 1.
Jejaring sosial
kata jejaring sosial
pasti sudah tidak asing lagi apalagi untuk kaum muda, dengan fasilitas
jejaring sosial pengguna bisa berbagi informasi maupun data pribadi mereka
dengan pengguna jejaring sosial yang sama, contoh jejaring sosial tersebut
adalah facebook, twitter dan lainnya.
2. Streaming
dengan
menggunakan fasilitas ini, para pengguna bisa berbagi video
dan mengomentarinya. tentunya kita juga sudah sering menonton lewat
youtube.
· 3. Jual
beli
fasiilitas jual beli di internet bisa dilakukan melalu blog, instagram,
facebook, twitter dan jejaring sosial lainnya. para penggunanya bisa
mengupload foto dan mengomentarinya, dengan fasilitas ini para penggunanya
bisa berjualan dengan mengupload foto barang dagangan mereka.
4. E-mail
e-mail atau surat elektronik adalah fasiitas untuk surat menyurat tapi
dalam bentuk elektronik yang dapat dikirim melalui internet. Contohnya
seperti gmail dan yahoo. Email sangat penting dimiliki apalagi buat mahasiswa
seperti kita, selain itu kalau mau bikin jejaring sosial, rata-rata harus
mendaftar dengan email.
C. Kelompok Unik dalam Internet
Di dalam dunia
internet terdapat banyak sekali kelompok-kelompok atau biasa yang disebut
dengan komunitas (fanbase) dari kelompok musik, kelompok jual beli barang,
kelompok sosial, dsb. Ini sangat bermanfaat bagi si pengguna karena mulai dari
dunia maya kita dapat mengenal satu sama lain orang-orang yang mempunyai hobi
dan kebiasaan yang sama, orang-orang yang tadinya tidak kita kenal tetapi
dengan adanya kelompok unik ini melalui internet kita dapat bersosialisasi
dengan anggota-anggota lain. Hobi yang sama, mempunyai barang yang hampir sama
karena sama-sama memiliki rasa kekaguman sehingga apapun barangnya,
bagaimanapun bentuk dan cara menggunakannya kalau sudah terlanjur suka dan
kagum pasti akan terus-menerus dicari, bahkan ada yang sampai mencari barang
yang dia suka dia dengan keberaniannya serta niat yang sangat tinggi sampai ke
luar negeri. Ini mungkin ada beberapa contoh analisa tentang kelompok-kelompok
unik dalam Internet.
Di
atas kita sudah jelaskan apa saja kelompok-kelompok yang ada di dalam internet.
Mungkin sudah banyak orang yang mengenal dengan kelompok musik dengan berbagai
macam aliran, kalau sudah mendengar kata tersebut maka anggota-anggota yang
ikut bergabung dalam kelompok itu akan sangat bangga dan senang karena di
dalamnya terdapat berbagai macam hal yang bisa mereka lakukan seperti membuat
jadwal berkumpul atau gathering guna saling mengenal, saling berbagi dalam
bermusik, dan saling memberi semangat agar kelompok tersebut dapat bertahan
lama, selalu kompak, dan akan selalu memberikan yang terbaik bagi kelompoknya
sendiri maupun masyarakat luas.
Ada lagi tentang
kelompok di dalam internet yaitu jual beli barang, yaitu segala jenis barang
yang bermerk atau yang sudah grosir dapat dijual disitu tujuannya bagi si
pengguna tentu saja menambah penghasilan dan bagi konsumen adalah lebih
praktis. Biasanya para komsumen membeli barang di luar rumah seperti di Mall
atau tempat-tempat grosiran lainnya, kali ini sudah ada yang lebih praktis lagi
tanpa harus keluat rumah yaitu jual beli melalui via online. Barang yang kita
inginkan tinggal pesan lewat email atau sms dan siap diantar sampai tujuan. Di
Indonesia ini sudah beribu-ribu macam kelompok dan mereka bisa saling
berinteraksi satu dengan yang lain dengan sesama komunitas.
Kelompok Kerja Virtual
Kelompok kerja virtual
merupakan kumpulan orang yang bekerja secara terpisah untuk mengerjakan suatu
proyek yang diperintahkan atasan dalam sebuah pekerjaan. Pekerjaan ini
menggunakan jaringan internet, dalam keadaan terpisah, beda ruangan bahkan beda
negara sekalipun. Seperti melalui e-mail, pesan instan, database bersama,
diskusi threaded dan kalender.
Aplikasi Virtualisasi
Biasanya, orang yang
bergelut dalam dunia komputer dekat dengan kata “virtualisasi,” dan vendor
menggunakan istilah ini hamper untuk apapun. Berbagai teknologi jatuh di bawah
payung “virtualisasi aplikasi”, beberapa diantaranya telah ada selama beberapa
dekade, sementara yang lain berada di garis depan.
Tiga faktor utama yang membedakan
tim virtual dari tim yang bertemu muka secara langsung adalah :
(1) ketiadaan
isyarat-isyarat paraverbal dan nonverbal;
(2) konteks sosial yang
terbatas; dan
(3) kemampuan untuk
mengatasi keterbatasan waktu dan ruang.
Jaringan dan
Virtualisasi Storage
Dalam sebuah jaringan,
virtualisasi mengkonsolidasikan beberapa perangkatmenjadi pandangan logis
sehingga mereka dapat dikelola dari konsol tunggal. Virtualisasi juga
memungkinkan beberapa perangkat penyimpanan yang dapat diakses dengan cara yang
sama tidak peduli apa jenis dan lokasinya. Kemampuan bersosialisasi yang tinggi
dari para profesional membuat mereka mampu membentuk kelompok yang disebut
kelompok kerja virtual. Berkumpul dan membentuk team saat ada pekerjaan yang
harus ditangani.
Tim kerja virtual
seperti itu hanya bisa dibentuk oleh para professional yang sudah bisa
bertindak sebagai agen indenpenden bagi dirinya sendiri. Mereka hanya jadi
terikat ketika sedang menangani suatu proyek yang dikerjakan oleh tim virtual.
Kemudahan dalam menggunakan perangkat telekomunikasi menjadi sarana jitu untuk
saling berhubungan jika suatu saat dibutuhkan. Dalam konteks organisasi ini
kelompok kerja virtual yang masing-masing bisa muncul dan melintasi batas-batas
organisasi konvensional seperti yang terdapat pada perusahaan umumnya.
Layanan komunikasi
kelompok kerja virtual
1. Resepsionis Jarak Jauh. Sebuah tim pekerja kantor virtual bekerja
menggunakan teknologi Telepon Integrasi dengan perangkat lunak Komputer untuk
menggantikan resepsionis tradisional.
2. Asisten Virtual. Sebuah asisten virtual sering kali merupakan
sekretaris bagi yang bekerja dari rumah, yang jarang bertemu atau bertatap muka
dengan klien.
3. Layanan Jawab / call center beroperasi dari lokasi terpusat untuk
tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah besar permintaan melalui telepon.
Layanan telepon kantor virtual menjembatani kesenjangan antara Anda dan klien.
4. Kotak suara adalah teknologi yang menyimpan pesan suara elektronik.
5. Gedung Kantor Virtual - kantor virtual memberi Anda untuk
memiliki kantor nyata di kota pilihan Anda, agar dapat digunakan untuk bertatap
muka, rapat, pertemuan dengan karyawan lain atau relasi.
Layanan Ruang kelompok
kerja virtual
. Alamat Profesional - Sebuah bangunan bergengsi untuk digunakan sebagai
alamat bisnis.
2. Alamat surat - Alamat profesional dapat digunakan untuk menerima,
mengirim surat tanpa konotasi dari sebuah PO Box.
3. Resepsionis – Tenaga Resepsionis sebagai ”wakil” untuk menerima
dan menandatangani paket atau dokumen.
4. Bisnis
Meeting Space - Penggunaan ruang pertemuan sesuai dengan permintaan (per jam,
harian atau mingguan) untuk melakukan pertemuan atau rapat.
5. Sebuah kantor layanan lengkap virtual akan menyediakan internet
broadband, fax, fotokopi, printer, fitur telepon tingkat lanjut, conference call,
video conferencing, lobi / ruang tunggu dan dapur.
6. Live Resepsionis Virtual - Sebuah layanan menjawab virtual adalah
sebuah sistem otomatis dengan resepsionis virtual hidup. Ini jenis layanan
dapat dinikmati tanpa membeli peralatan mahal.
Pengguna umum kelompok
kerja virtual:
· Home
Industri barang/jasa
· Akuntan
· Pengacara
· Hukum
Perusahaan
· Toko
online
· Dokter
/ Terapis
· Bisnis
konsultan
· Mediator
/ resolusi konflik
· Kamar
Dagang
· Senior
manajemen
· Real
estat
· Perusahaan
hipotek
· Broker
Saham / perencana keuangan
· Koleksi
lembaga
· Jaringan
kelompok
· Pelatih
/ instruktur
· Inkubator
D. Kelompok Unik & Brainstorming
Brainstorming adalah grup kreativitas teknik di mana sebuah kelompok mencoba untukmenemukan
solusi untuk suatu masalah tertentu dengan mengumpulkan daftar ide
spontandisumbangkan oleh para anggotanya. Brainstorming dikembangkan dan
diciptakan oleh AlexOsborn Faickney pada tahun 1953 melalui buku Terapan Imajinasi.
Dalam buku itu, Osborntidak hanya mengusulkan metode curah
pendapat, tetapi juga membentuk aturan yang efektifuntuk hosting sesi
brainstorming.Brainstorming telah menjadi teknik kelompok populer dan telah
menimbulkan perhatian diakademisi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk
menguji dalil Osborn bahwa brainstorming lebih efektif daripada individu
yang bekerja sendiri dalam menghasilkanide. Beberapa peneliti telah
menyimpulkan bahwa pernyataan tersebut adalah palsu(brainstorming adalah tidak
efektif), sementara yang lain menemukan kelemahan dalam penelitian
dan menetapkan bahwa hasilnya tidak meyakinkan. Selanjutnya, para peneliti
telahmembuat modifikasi atau variasi diusulkan brainstorming dalam upaya
untuk meningkatkan produktivitas brainstorming. Namun, tidak ada bukti
empiris yang menunjukkan bahwavariasi lebih efektif daripada teknik
asli.Meskipun demikian, brainstorming dapat dari utilitas besar ketika kelompok
rekeningtersebut untuk, dan bekerja untuk meminimalkan proses kelompok yang
mengurangiefektivitas.
Brainstorming adalah sebuah alat
bantu yang digunakan untuk mengeluarkan ide dari setiap anggota tim yang
dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Kesuksesan Brainstorming dapat
dilihat dari suasana bebas tanpa kritik untuk menggali ide kreatif atau solusi
alternatif tanpa batas. Brainstorming mulai dikenalkan pada
tahun 1950-an dan menjadi tidak dipisahkan dari TQM (Total Quality
Management), namun tak hanya disitu penerapannya, Brainstorming dapat
digunakan di segala bidang.
Brainstorming dapat memberi
inspirasi, memperluas wawasan, merupakan pembelajaran dalam mengambil
keputusan, selain itu menciptakan kesetaraan dan melibatkan seluruh anggota
tim. namun saat ini Brainstorming juga dapat dilakukan tanpa
harus berkumpul dalam satu ruangan, namun juga dapat dilakukan di dunia maya
atau telekonferensi dengan jarak ribuan meter.
MODEL-MODEL dari BRAINSTORMING, ANTARA LAIN :
1. Verbal
Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok
yang dilakukan secara verbal dengan tatap muka dalam sebuah pertemuan langsung.
2. Nominal
Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok
akan tetapi tidak dilakukan secara langsung artinya ketika bertukar pikiran
menggunakan alat bantu seperti kertas atau dengan cara chatting.
3. Electronic
Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok
yang dilakukan secara elektronik dengan menggunakan alat seperti group
support system.
TAHAPAN DARI TEKNIK BRAINSTORMING
· Pemberian informasi dan
motivasi
Pada tahap ini leader menjelaskan masalah yang akan dibahas dan
latar belakangnya, kemudian mengajak kelompoknya agar aktif
untuk memberikan tanggapannya.
* Identifikasi
Anggota diajak memberikan sumbang saran pemikiran
sebanyak-banyaknya. Semua saran yang diberikan anggota ditampung,
ditulis dan jangan dikritik. Pemimpin kelompok dan peserta dibolehkan
mengajukan pertanyaan hanya untuk meminta penjelasan.
* Klasifikasi
Mengklasifikasi berdasarkan kriteria yang dibuat
dan disepakati oleh kelompok. Klasifikasi bisa juga berdasarkan struktur /
faktor-faktor lain.
* Verifikasi
Kelompok secara bersama meninjau kembali sumbang saran yang
telah diklasifikasikan. Setiap sumbang saran diuji relevansinya
dengan permasalahan yang dibahas. Apabila terdapat kesamaan maka yang
diambil adalah salah satunya dan yang tidak relevan dicoret. Namun kepada
pemberi sumbang saran bisa dimintai argumentasinya.
* Konklusi (Penyepakatan)
Pimpinan kelompok beserta peserta lain mencoba menyimpulkan
butir-butir alternatif pemecahan masalah yang disetujui. Setelah semua
puas, maka diambil kesepakatan terakhir cara pemecahan masalah yang
dianggap paling tepat.
LANGKAH-LANGKAH TEKNIS
Langkah-langkah dalam melaksanakan brainstorming, yaitu:
a. Persiapan.
1. Mengundang peserta
meeting.
2. Memberikan agenda
acara materi yang akan dibicarakan.
3. Mempersiapkan ruangan
dan fasilitas pendukung lainnya.
b. Pelaksanaan.
1. Menentukan batasan
waktu yang digunakan.
2. Menetapkan pimpinan
meeting dan pencatat pembicaraaan (notulis).
3. Menetapkan aturan main
(rule of the game) bersama.
4. Menentukan metode yang
digunakan dalam brainstorming.
5. Memberi kesempatan
kepada para peserta untuk menyampaikan ide-idenya.
6. Menuliskan setiap ide
yang dilontarkan peserta.
7. Melakukan
pengelompokan ide yang sejenis.
8. Melakukan pembahasan
ide-ide.
9. Mengambil keputusan.
10. Menyimpulkan pembicaraan.
KEUNGGULAN BRAINSTORMING
* Ide yang muncul lebih banyak dan beragam
* Kesalahan akan terdeteksi karena yang terlibat banyak orang
* Waktu dan tenaga dicurahkan oleh banyak orang dan dengan
demikian terdapat lebih banyak akses informasi dan keahlian.
HAMBATAN
Dalam melakukan teknik brainstorming dapat timbul beberapa
hambatan yang disebabkan antara lain:
1. Peserta tidak mematuhi aturan main, misalnya:
- Memberi komentar terhadap ide
yang dilontarkan peserta lain.
- Dalam satu putaran, seorang
peserta melontarkan lebih dari satu ide.
- Seorang peserta yang belum
sampai gilirannya sudah menyampaikan idenya.
- Ada peserta yang mendominasi
atau memotong pembicaraan peserta lain.
- Ada peserta yang bertanya
pada saat proses berlangsung.
2. Pencatat merubah ide (baik isi maupun maksud) yang
dilontarkan oleh peserta
3. Peserta tidak mampu melihat masalah dari berbagai sudut
pandang
4. Hambatan non teknis, seperti : takut salah, kurang antusias,
dan kurang ada kerjasama
Mengingat hambatan tersebut, Team leader perlu memberi dorongan, teguran dan arahan kepada peserta untuk membantu kelancaran proses. Disamping itu, para peserta sendiri dituntut untuk menyadari prinsip-prinsip aturan main.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bila suatu Team membicarakan permasalahan dengan teknik brainstorming, yaitu:
1. Agenda acara yang akan dibahas dibagikan sebelum meeting dimulai
2. Mempersiapkan Team leader dan notulis yang cakap dalam memimpin meeting
3. Catatan ide diperlihatkan kepada seluruh peserta pada saat ide itu dilontarkan
4. Memberi kesempatan kepada peserta yang mengalami hambatan untuk mengemukakan ide-idenya pada kesempatan khusus
E. TIM VIRTUAL
Tim virtual adalah tim orang yang terutama
berinteraksi secara elektronik dan yang mungkin bertemu tatap muka sesekali.
Contoh tim virtual termasuk tim orang yang bekerja di lokasi geografis yang
berbeda dan tim proyek yang anggotanya telecommute. Bagian berikut memberikan
informasi tambahan pada tim dan tim virtual. Tim virtual menggunakan teknologi
komputer untuk menyatukan anggota-anggota yang terpisah secara fisik untuk
mencapai tujuan bersama. Sejumlah orang dimungkinkan untuk berkolaborasi secara
online menggunakan hubungan-hubungan komunikasi seperti jaringan tride-area,
konferensi video, atau e-mail, baik ketika mereka hanya terpisah dengan satu
ruangan maupun dengan benua. Tim virtual bisa melakukan semua hal yang
dilakukan oleh tim yang lain, berbagi informasi, membuat berbagai keputusan,
dan menyelesaikan tugas. Tim ini juga beranggotakan dari organisasi yang sama
atau menghubungkan para anggota sebuah organisasi dengan para karyawan dari
berbagai organisasi lain (seperti para pemasok dan rekan-rekan bersama). Mereka
bisa mengadakan rapat selama beberapa hari untuk menyelesaikan masalah,
beberapa bulan untuk menyelasaikan sebuah proyek, atau secara tetap berdiri
dalam organisasi.
Tiga faktor utama yang membedakan tim
virtual dari tim yang bertemu muka secara langsung adalah:
(1) Ketiadaan isyarat-isyarat
paraverbal dan nonverbal
(2) Konteks sosial yang terbatas
(3) Kemampuan untuk mengatasi
keterbatasan waktu dan ruang
Tim virtual sering kali mengalami hubungan
sosial yang kurang baik dalam berinteraksi langsung antar-anggota. Mereka tidak
bisa meniru tindakan memberi dan menerima yang umum terjadi dari diskusi secara
berhadap-hadapan. Terutama ketika para anggota belum bertemu secara pribadi,
tim virtual cenderung lebih berorientasi pada tugas dan lebih sedikit bertukar
informasi sosial-emosional. Tim virtual mampu melakukan pekerjaan mereka
meskipun anggota-anggotanya terpisah ribuan kilometer dan terpisah oleh satu lusin
zona waktu atau lebih. Tim ini memungkinkan orang-orang untuk bekerja sama,
yang bila tidak demikian tidak akan bisa berkolaborasi.
Untuk membangun kepercayaan tim virtual yaitu:
a. Communication
Tidak hanya dalam tim virtual, komunikasi sangatlah penting
dalam kehidupan kita dengan masyarakat, komunikasi dibutuhkan untuk menghindari
kesalahpahaman dan kerancuan atau keraguan dalam tim.
b. Cultural
Awareness
Toleransi dan pengetahuan akan kebudayaan juga harus
diperhatikan, karena tidak semua anggota memiliki kebudayaan dan pengetahuan
yang sama seperti kita. Maka akan baik apabila mengadakan pedoman komunikasi
ketika mulainya terbentuk tim terbukti dapat membantu mengurangi kesalahpahaman
akibat perbedaan budaya.
c. Trust
Kepercayaan juga penting di antara anggota tim. Kepercayaan
untuk mendukung semua point di atas sebagai basis untuk komunikasi yang terbuka
dan menyangga motivasi semua individu yang bersangkutan. Kepercayaan memerlukan
perhatian khusus di setiap titik perkembangan tim virtual. Karena antar anggota
tim virtual biasanya berbeda tempat, maka kepercayaan sangatlah penting.
Interpersonal
Komunitas online, ketika mendengar
kata ini mungkin akan terbayang di benak kita berbagai macam situs media sosial
berbasis internet yang menghubungkan kita dengan banyak orang mulai dari orang
yang kita kenal, sampai dengan orang yang belum kita kenali sama sekali, bahkan
bisa jadi bertemu dalam satu komunitas online dengan warga negara lain, ketika
saya mencari pengertian tentang arti sebuah komunitas, sebelum memasuki
pembahasan komunitas online, saya menemukan definisi dari sebuah komunitas yang
saya ambil dari beberpa sumber, berikut adalah penjelasanya :
SEJARAH KOMUNITAS ONLINE
1. FACEBOOK.
Saya yakin hampir semua pengguna
gadget baik smartphone dan lain-lain sudah tak asing dengan nama ini, inilah
sebuah jejaring media sosial yang masih tetap eksis sampai di awal tahun 2014an
ini, dan masih banyak pengguna yang menggunakanya, mulai dari hanya sekedar
chatting, bermain game online, sarana promosi, sampai berbagi foto-foto moment
penting antar sesama user, Didirikan oleh Mark Zuckerberg beserta teman
sekamarnya dan sesama mahasiswa yang bersekolah di Universitas Harvard, yaitu
Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes. Facebook
yang awalnya hanya terbatas untuk kalangan mahasiswa Harvard saja kemudian
diperluas hingga mencakup perguruan lain, Situs ini perlahan membuka diri
kepada mahasiswa di universitas lain sebelum dibuka untuk siswa sekolah
menengah atas, dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun.
Diluncurkan pada Februari 2004, dan sampai saat ini masih banyak orang orang
yang menggunakanya dengan berbagai fasilitas untuk berbagai macam kepentinganya.
2.TWITTER
TWITTER !!! ya, Hampir dapat
diprediksikan jika seseorang yang telah memiliki akun facebook yang
terintegrasi pada gadgetnya pasti telah mengenal salah satu jejaring sosial
yang satu ini, didirikan oleh Jack Dorsey pada tahun 2006, dan situs jejaring
sosialnya pada maret 2006, selain sebagai media jejaring sosial, twitter juga
sering dimanfaatkan untuk berbagai macam hal, salah satunya ialah live report
berita-berita di berbagai tempat, bahkan sampai media berkampanye, dan jangan
sampai lupa juga bahwa bapak presiden kita juga mempunyai akun twitter lho
Nah..
dari ke dua jejaring sosial diatas saja sudah banyak kelompok-kelompok unik
didalamnya, mulai dari kelompok pencinta hewan reptil, sampai kelompok-kelompok
yang berdasarkan hobi dan berbagai macam kepentingan didalamnya.
KOMUNITAS
Komunitas adalah sebuah kelompok sosial
dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan
dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya
dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko
dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti “kesamaan”, kemudian dapat
diturunkan dari communis yang berarti “sama,
publik, dibagi oleh semua atau banyak”. (Wenger, 2002: 4). Menurut Crow dan
Allan, Komunitas dapat terbagi menjadi 3 komponen:
·
Berdasarkan
Lokasi atau Tempat
Wilayah
atau tempat sebuah komunitas dapat dilihat sebagai tempat dimana sekumpulan
orang mempunyai sesuatu yang sama secara geografis.
·
Berdasarkan
Minat
Sekelompok
orang yang mendirikan suatu komunitas karena mempunyai ketertarikan dan minat
yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras, maupun berdasarkan kelainan
seksual.
·
Berdasarkan
Komuni
Komuni
dapat berarti ide dasar yang dapat mendukung komunitas itu sendiri.
Komunitas
terbentuk atas dasar kesukuan , asal usul keturunan , keyakinan agama keyakinan
politik, pekerjaan atau persahabatan (Suhardi, 2009)
Jika
dilihat dari penjelasan diatas, ada beberapa point yang mendasari timbulnya
sebuah komunitas jika berdasar dari sebuah lokasi atau tempat, mungkin begitu
banyak komunitas yang bersifat kedaerahan, mungkin jika dahulunya mereka
mengadakan pertemuan rutin di sebuah tempat untuk mengadakan sebuah
perkumpulan, jika di alihkan dengan basis internet mereka tak perlu lagi datang
dari tempat jauh guna untuk bertemu sesama komunitasnya, dengan media chat atau
bahkan videochat atau teleconfrence untuk berinteraksi bersama, namun tak
jarang juga berawal dari sebuah komunitas online bukan hanya yang sifatnya
kedaerahan saja, mereka mengadkan sebuah pertemuan yang real dengan istilah
“copy darat” yang dimaksud ialah mereka yang tergabung dalam sebuah komunitas
berbasis online, melakukan pertemuan atau family gathering yang direncanakan
sebelumnya di forum komunitas tersebut, dengan agenda yang bervariasi.
Sebuah komunitas online menurut saya biasanya memiliki sebuah tujuan, misal
satu grup yang memiliki sebuah dasar kenapa grup tersebut dibentuk, misal
sebagai kelompok belajar kelas atau sebuah grup komunitas game tertentu atau
bahkan sebuah grup yang memfasilitasi anggotanya untuk transaksi atau media
perantara jual beli.
·
DEFINISI
KOMUNITAS ONLINE
Menurut
Ferguson et al., 2004, komunitas online adalah sebuah tempat dimana sekelompok
orang berkumpul untuk berbagi sence of community sebagaimana orang-orang yang
tidak saling mengenal memiliki kesamaan ketertarikan minat, didalam sebuah
situs internet yang menawarkan beberapa layanan online, meliputi beberapa akses
kepada lingkungan sosial, layanan komunitas, informasi resmi, dan layanan
e-commerce kepada penghuninya.
·
FUNGSI SOSIAL INTERNET TERHADAP INDIVIDU
Menurut
saya pribadi ada banyak hal yang dapat dimanfaatkan dari pada internet, setelas
saya lihat beberapa fungsi sosialnya ialah
·
Media
berbagi informasi
Kenapa bisa demikian, karena kita
dapat dengan cepat mengetahui adanya kabar atau sebuah hal yang kita ingin ketahui
cukup dengan mengakses media yang dituju
Misal : kita dapat mengetahui keadaan lalulintas secara langsung tanpa repot
meninjau langsung ke tempat tersebut, sebuah account Twitter milik Polda metro
jayadengan traffic management nya menyajikan berbagai info tentang keadaan
lalulintas dari berbagai Spot yang ingin ditinjau oleh si pencari info, ada juga
account Commuter Line milik PT. KCJ yang bergerak di sektor moda transportasi
massal kereta api, yang mencapai 500.000 pengguna perhari, menyajikan info up
date dari jadwal perjalanan kereta api.
·
Latihan
untuk menggali skill menulis
Seperti yang kita tahu, banyak situs
blog yang menyajikan layanan free untuk memuat tulisan kita didalamnya, selain
bisa bertukar ilmu dan informasi antar sesama blogger, skill menulis kita
secara tidak langsung akan terasah jika berlatih memposting tulisan yang kita
buat, jangan lupa pula apablila mengutip dari sebuah sumber, disertakan pula
sumber dari kutipan tersebut, agar tidak di anggap plagiat atau istilahnya
hanya mengcopy paste tanpa menyertakan sumber.
·
Media Sosialisasi suatu hal
Salah
satu yang sering kita temui ialah, yang menurut saya pribadi sangat berkaitan
dengan fungsi sosial internet itu sendiri ialah, dalam mengkampanye’kan suatu
hal, misal mengkampanyekan untuk menghemat listrik atau kampanye anti narkoba,
bahkan sampai kampanye politik.
·
Pasar Online
Ketika
seseorang tak lagi harus mengunjungi tempat dimana ia harus membeli suatu
barang yang diingin kan, hanya cukup membuka situs jual beli, dan melihat
barang yang ditawarkan, dengan proses negosiasi yang simpel seseorang akhirnya
dapat membeli hal yang ia inginkan, dan bebas
B. Polarisasi dalam Kelompok Internet
Polarisasi
kelompok dan internet akan saya bahas ditulisan saya kalin ini. Apakah
polarisasi ? secara umum polarisasi itu artinya kecenderungan ke
arah posisi yang ekstrim. Sedangkan kalau polarisasi kelompok adalah gejala
mengumpulkan pendapat kelompok pada satu pandang tertentu. Polarisasi kelompok
adalah intensifikasi dari suatu pre-existing awal kelompok pilihan (Baron et
al. 1992 : 73)
Sedangkan
pengertian internet adalah hubungan atau koneksi satu komputer ke komputer
lainnya diseluruh dunia melalui server dan router internet, dengan internet
kita dapat mengirim dan mengakses berbagai gambar, tulisan, suara,
video dan program komputer.
Lalu
apakah hubungan polarisasi kelompok dan internet ? hal ini karena fasilitas di
internet yang dapat menyebabkan polarisasi kelompok dimana terjadi pembentukan
kubu diantara pengguna internet. Misalnya saya adalah pengguna jejaring sosial,
maka tanpa disadari atau tidak saya sudah ikut terpolarisasi dan menjadi bagian
dari salah satu kelompok pengguna jejaring sosial tersebut. Pengaruh polarisasi
adalah seringkali keputusan yang dibuat kelompok lebih ekstrim dibandingkan
keputusan indvidu. Penyebab polarisasi kelompok adalah (1) perbandingan sosial,
(2) diskusi kelompok, (3) tidak ada prasangka.
Internet
di zaman sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar orang.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, fasilitas yang ada di internet seperti
jejaring sosial, streaming, unggah, unduh, jual beli, dan lainnya bisa menjadi
penyebab terjadinya pengelompokan di internet.
· 1.
Jejaring sosial
kata jejaring sosial
pasti sudah tidak asing lagi apalagi untuk kaum muda, dengan fasilitas
jejaring sosial pengguna bisa berbagi informasi maupun data pribadi mereka
dengan pengguna jejaring sosial yang sama, contoh jejaring sosial tersebut
adalah facebook, twitter dan lainnya.
2. Streaming
dengan
menggunakan fasilitas ini, para pengguna bisa berbagi video
dan mengomentarinya. tentunya kita juga sudah sering menonton lewat
youtube.
· 3. Jual
beli
fasiilitas jual beli di internet bisa dilakukan melalu blog, instagram,
facebook, twitter dan jejaring sosial lainnya. para penggunanya bisa
mengupload foto dan mengomentarinya, dengan fasilitas ini para penggunanya
bisa berjualan dengan mengupload foto barang dagangan mereka.
4. E-mail
e-mail atau surat elektronik adalah fasiitas untuk surat menyurat tapi
dalam bentuk elektronik yang dapat dikirim melalui internet. Contohnya
seperti gmail dan yahoo. Email sangat penting dimiliki apalagi buat mahasiswa
seperti kita, selain itu kalau mau bikin jejaring sosial, rata-rata harus
mendaftar dengan email.
C. Kelompok Unik dalam Internet
Di dalam dunia
internet terdapat banyak sekali kelompok-kelompok atau biasa yang disebut
dengan komunitas (fanbase) dari kelompok musik, kelompok jual beli barang,
kelompok sosial, dsb. Ini sangat bermanfaat bagi si pengguna karena mulai dari
dunia maya kita dapat mengenal satu sama lain orang-orang yang mempunyai hobi
dan kebiasaan yang sama, orang-orang yang tadinya tidak kita kenal tetapi
dengan adanya kelompok unik ini melalui internet kita dapat bersosialisasi
dengan anggota-anggota lain. Hobi yang sama, mempunyai barang yang hampir sama
karena sama-sama memiliki rasa kekaguman sehingga apapun barangnya,
bagaimanapun bentuk dan cara menggunakannya kalau sudah terlanjur suka dan
kagum pasti akan terus-menerus dicari, bahkan ada yang sampai mencari barang
yang dia suka dia dengan keberaniannya serta niat yang sangat tinggi sampai ke
luar negeri. Ini mungkin ada beberapa contoh analisa tentang kelompok-kelompok
unik dalam Internet.
Di
atas kita sudah jelaskan apa saja kelompok-kelompok yang ada di dalam internet.
Mungkin sudah banyak orang yang mengenal dengan kelompok musik dengan berbagai
macam aliran, kalau sudah mendengar kata tersebut maka anggota-anggota yang
ikut bergabung dalam kelompok itu akan sangat bangga dan senang karena di
dalamnya terdapat berbagai macam hal yang bisa mereka lakukan seperti membuat
jadwal berkumpul atau gathering guna saling mengenal, saling berbagi dalam
bermusik, dan saling memberi semangat agar kelompok tersebut dapat bertahan
lama, selalu kompak, dan akan selalu memberikan yang terbaik bagi kelompoknya
sendiri maupun masyarakat luas.
Ada lagi tentang
kelompok di dalam internet yaitu jual beli barang, yaitu segala jenis barang
yang bermerk atau yang sudah grosir dapat dijual disitu tujuannya bagi si
pengguna tentu saja menambah penghasilan dan bagi konsumen adalah lebih
praktis. Biasanya para komsumen membeli barang di luar rumah seperti di Mall
atau tempat-tempat grosiran lainnya, kali ini sudah ada yang lebih praktis lagi
tanpa harus keluat rumah yaitu jual beli melalui via online. Barang yang kita
inginkan tinggal pesan lewat email atau sms dan siap diantar sampai tujuan. Di
Indonesia ini sudah beribu-ribu macam kelompok dan mereka bisa saling
berinteraksi satu dengan yang lain dengan sesama komunitas.
Kelompok Kerja Virtual
Kelompok kerja virtual
merupakan kumpulan orang yang bekerja secara terpisah untuk mengerjakan suatu
proyek yang diperintahkan atasan dalam sebuah pekerjaan. Pekerjaan ini
menggunakan jaringan internet, dalam keadaan terpisah, beda ruangan bahkan beda
negara sekalipun. Seperti melalui e-mail, pesan instan, database bersama,
diskusi threaded dan kalender.
Aplikasi Virtualisasi
Biasanya, orang yang
bergelut dalam dunia komputer dekat dengan kata “virtualisasi,” dan vendor
menggunakan istilah ini hamper untuk apapun. Berbagai teknologi jatuh di bawah
payung “virtualisasi aplikasi”, beberapa diantaranya telah ada selama beberapa
dekade, sementara yang lain berada di garis depan.
Tiga faktor utama yang membedakan
tim virtual dari tim yang bertemu muka secara langsung adalah :
(1) ketiadaan
isyarat-isyarat paraverbal dan nonverbal;
(2) konteks sosial yang
terbatas; dan
(3) kemampuan untuk
mengatasi keterbatasan waktu dan ruang.
Jaringan dan
Virtualisasi Storage
Dalam sebuah jaringan,
virtualisasi mengkonsolidasikan beberapa perangkatmenjadi pandangan logis
sehingga mereka dapat dikelola dari konsol tunggal. Virtualisasi juga
memungkinkan beberapa perangkat penyimpanan yang dapat diakses dengan cara yang
sama tidak peduli apa jenis dan lokasinya. Kemampuan bersosialisasi yang tinggi
dari para profesional membuat mereka mampu membentuk kelompok yang disebut
kelompok kerja virtual. Berkumpul dan membentuk team saat ada pekerjaan yang
harus ditangani.
Tim kerja virtual
seperti itu hanya bisa dibentuk oleh para professional yang sudah bisa
bertindak sebagai agen indenpenden bagi dirinya sendiri. Mereka hanya jadi
terikat ketika sedang menangani suatu proyek yang dikerjakan oleh tim virtual.
Kemudahan dalam menggunakan perangkat telekomunikasi menjadi sarana jitu untuk
saling berhubungan jika suatu saat dibutuhkan. Dalam konteks organisasi ini
kelompok kerja virtual yang masing-masing bisa muncul dan melintasi batas-batas
organisasi konvensional seperti yang terdapat pada perusahaan umumnya.
Layanan komunikasi
kelompok kerja virtual
1. Resepsionis Jarak Jauh. Sebuah tim pekerja kantor virtual bekerja
menggunakan teknologi Telepon Integrasi dengan perangkat lunak Komputer untuk
menggantikan resepsionis tradisional.
2. Asisten Virtual. Sebuah asisten virtual sering kali merupakan
sekretaris bagi yang bekerja dari rumah, yang jarang bertemu atau bertatap muka
dengan klien.
3. Layanan Jawab / call center beroperasi dari lokasi terpusat untuk
tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah besar permintaan melalui telepon.
Layanan telepon kantor virtual menjembatani kesenjangan antara Anda dan klien.
4. Kotak suara adalah teknologi yang menyimpan pesan suara elektronik.
5. Gedung Kantor Virtual - kantor virtual memberi Anda untuk
memiliki kantor nyata di kota pilihan Anda, agar dapat digunakan untuk bertatap
muka, rapat, pertemuan dengan karyawan lain atau relasi.
Layanan Ruang kelompok
kerja virtual
. Alamat Profesional - Sebuah bangunan bergengsi untuk digunakan sebagai
alamat bisnis.
2. Alamat surat - Alamat profesional dapat digunakan untuk menerima,
mengirim surat tanpa konotasi dari sebuah PO Box.
3. Resepsionis – Tenaga Resepsionis sebagai ”wakil” untuk menerima
dan menandatangani paket atau dokumen.
4. Bisnis
Meeting Space - Penggunaan ruang pertemuan sesuai dengan permintaan (per jam,
harian atau mingguan) untuk melakukan pertemuan atau rapat.
5. Sebuah kantor layanan lengkap virtual akan menyediakan internet
broadband, fax, fotokopi, printer, fitur telepon tingkat lanjut, conference call,
video conferencing, lobi / ruang tunggu dan dapur.
6. Live Resepsionis Virtual - Sebuah layanan menjawab virtual adalah
sebuah sistem otomatis dengan resepsionis virtual hidup. Ini jenis layanan
dapat dinikmati tanpa membeli peralatan mahal.
Pengguna umum kelompok
kerja virtual:
· Home
Industri barang/jasa
· Akuntan
· Pengacara
· Hukum
Perusahaan
· Toko
online
· Dokter
/ Terapis
· Bisnis
konsultan
· Mediator
/ resolusi konflik
· Kamar
Dagang
· Senior
manajemen
· Real
estat
· Perusahaan
hipotek
· Broker
Saham / perencana keuangan
· Koleksi
lembaga
· Jaringan
kelompok
· Pelatih
/ instruktur
· Inkubator
D. Kelompok Unik & Brainstorming
Brainstorming adalah grup kreativitas teknik di mana sebuah kelompok mencoba untukmenemukan
solusi untuk suatu masalah tertentu dengan mengumpulkan daftar ide
spontandisumbangkan oleh para anggotanya. Brainstorming dikembangkan dan
diciptakan oleh AlexOsborn Faickney pada tahun 1953 melalui buku Terapan Imajinasi.
Dalam buku itu, Osborntidak hanya mengusulkan metode curah
pendapat, tetapi juga membentuk aturan yang efektifuntuk hosting sesi
brainstorming.Brainstorming telah menjadi teknik kelompok populer dan telah
menimbulkan perhatian diakademisi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk
menguji dalil Osborn bahwa brainstorming lebih efektif daripada individu
yang bekerja sendiri dalam menghasilkanide. Beberapa peneliti telah
menyimpulkan bahwa pernyataan tersebut adalah palsu(brainstorming adalah tidak
efektif), sementara yang lain menemukan kelemahan dalam penelitian
dan menetapkan bahwa hasilnya tidak meyakinkan. Selanjutnya, para peneliti
telahmembuat modifikasi atau variasi diusulkan brainstorming dalam upaya
untuk meningkatkan produktivitas brainstorming. Namun, tidak ada bukti
empiris yang menunjukkan bahwavariasi lebih efektif daripada teknik
asli.Meskipun demikian, brainstorming dapat dari utilitas besar ketika kelompok
rekeningtersebut untuk, dan bekerja untuk meminimalkan proses kelompok yang
mengurangiefektivitas.
Brainstorming adalah sebuah alat
bantu yang digunakan untuk mengeluarkan ide dari setiap anggota tim yang
dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Kesuksesan Brainstorming dapat
dilihat dari suasana bebas tanpa kritik untuk menggali ide kreatif atau solusi
alternatif tanpa batas. Brainstorming mulai dikenalkan pada
tahun 1950-an dan menjadi tidak dipisahkan dari TQM (Total Quality
Management), namun tak hanya disitu penerapannya, Brainstorming dapat
digunakan di segala bidang.
Brainstorming dapat memberi
inspirasi, memperluas wawasan, merupakan pembelajaran dalam mengambil
keputusan, selain itu menciptakan kesetaraan dan melibatkan seluruh anggota
tim. namun saat ini Brainstorming juga dapat dilakukan tanpa
harus berkumpul dalam satu ruangan, namun juga dapat dilakukan di dunia maya
atau telekonferensi dengan jarak ribuan meter.
MODEL-MODEL dari BRAINSTORMING, ANTARA LAIN :
1. Verbal
Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok
yang dilakukan secara verbal dengan tatap muka dalam sebuah pertemuan langsung.
2. Nominal
Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok
akan tetapi tidak dilakukan secara langsung artinya ketika bertukar pikiran
menggunakan alat bantu seperti kertas atau dengan cara chatting.
3. Electronic
Brainstorming adalah kegiatan bertukar pikiran dalam sebuah kelompok
yang dilakukan secara elektronik dengan menggunakan alat seperti group
support system.
TAHAPAN DARI TEKNIK BRAINSTORMING
· Pemberian informasi dan
motivasi
Pada tahap ini leader menjelaskan masalah yang akan dibahas dan
latar belakangnya, kemudian mengajak kelompoknya agar aktif
untuk memberikan tanggapannya.
* Identifikasi
Anggota diajak memberikan sumbang saran pemikiran
sebanyak-banyaknya. Semua saran yang diberikan anggota ditampung,
ditulis dan jangan dikritik. Pemimpin kelompok dan peserta dibolehkan
mengajukan pertanyaan hanya untuk meminta penjelasan.
* Klasifikasi
Mengklasifikasi berdasarkan kriteria yang dibuat
dan disepakati oleh kelompok. Klasifikasi bisa juga berdasarkan struktur /
faktor-faktor lain.
* Verifikasi
Kelompok secara bersama meninjau kembali sumbang saran yang
telah diklasifikasikan. Setiap sumbang saran diuji relevansinya
dengan permasalahan yang dibahas. Apabila terdapat kesamaan maka yang
diambil adalah salah satunya dan yang tidak relevan dicoret. Namun kepada
pemberi sumbang saran bisa dimintai argumentasinya.
* Konklusi (Penyepakatan)
Pimpinan kelompok beserta peserta lain mencoba menyimpulkan
butir-butir alternatif pemecahan masalah yang disetujui. Setelah semua
puas, maka diambil kesepakatan terakhir cara pemecahan masalah yang
dianggap paling tepat.
LANGKAH-LANGKAH TEKNIS
Langkah-langkah dalam melaksanakan brainstorming, yaitu:
a. Persiapan.
1. Mengundang peserta
meeting.
2. Memberikan agenda
acara materi yang akan dibicarakan.
3. Mempersiapkan ruangan
dan fasilitas pendukung lainnya.
b. Pelaksanaan.
1. Menentukan batasan
waktu yang digunakan.
2. Menetapkan pimpinan
meeting dan pencatat pembicaraaan (notulis).
3. Menetapkan aturan main
(rule of the game) bersama.
4. Menentukan metode yang
digunakan dalam brainstorming.
5. Memberi kesempatan
kepada para peserta untuk menyampaikan ide-idenya.
6. Menuliskan setiap ide
yang dilontarkan peserta.
7. Melakukan
pengelompokan ide yang sejenis.
8. Melakukan pembahasan
ide-ide.
9. Mengambil keputusan.
10. Menyimpulkan pembicaraan.
KEUNGGULAN BRAINSTORMING
* Ide yang muncul lebih banyak dan beragam
* Kesalahan akan terdeteksi karena yang terlibat banyak orang
* Waktu dan tenaga dicurahkan oleh banyak orang dan dengan
demikian terdapat lebih banyak akses informasi dan keahlian.
HAMBATAN
Dalam melakukan teknik brainstorming dapat timbul beberapa
hambatan yang disebabkan antara lain:
1. Peserta tidak mematuhi aturan main, misalnya:
- Memberi komentar terhadap ide
yang dilontarkan peserta lain.
- Dalam satu putaran, seorang
peserta melontarkan lebih dari satu ide.
- Seorang peserta yang belum
sampai gilirannya sudah menyampaikan idenya.
- Ada peserta yang mendominasi
atau memotong pembicaraan peserta lain.
- Ada peserta yang bertanya
pada saat proses berlangsung.
2. Pencatat merubah ide (baik isi maupun maksud) yang
dilontarkan oleh peserta
3. Peserta tidak mampu melihat masalah dari berbagai sudut
pandang
4. Hambatan non teknis, seperti : takut salah, kurang antusias,
dan kurang ada kerjasama
Mengingat hambatan tersebut, Team leader perlu memberi dorongan, teguran dan arahan kepada peserta untuk membantu kelancaran proses. Disamping itu, para peserta sendiri dituntut untuk menyadari prinsip-prinsip aturan main.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bila suatu Team membicarakan permasalahan dengan teknik brainstorming, yaitu:
1. Agenda acara yang akan dibahas dibagikan sebelum meeting dimulai
2. Mempersiapkan Team leader dan notulis yang cakap dalam memimpin meeting
3. Catatan ide diperlihatkan kepada seluruh peserta pada saat ide itu dilontarkan
4. Memberi kesempatan kepada peserta yang mengalami hambatan untuk mengemukakan ide-idenya pada kesempatan khusus
E. TIM VIRTUAL
Tim virtual adalah tim orang yang terutama
berinteraksi secara elektronik dan yang mungkin bertemu tatap muka sesekali.
Contoh tim virtual termasuk tim orang yang bekerja di lokasi geografis yang
berbeda dan tim proyek yang anggotanya telecommute. Bagian berikut memberikan
informasi tambahan pada tim dan tim virtual. Tim virtual menggunakan teknologi
komputer untuk menyatukan anggota-anggota yang terpisah secara fisik untuk
mencapai tujuan bersama. Sejumlah orang dimungkinkan untuk berkolaborasi secara
online menggunakan hubungan-hubungan komunikasi seperti jaringan tride-area,
konferensi video, atau e-mail, baik ketika mereka hanya terpisah dengan satu
ruangan maupun dengan benua. Tim virtual bisa melakukan semua hal yang
dilakukan oleh tim yang lain, berbagi informasi, membuat berbagai keputusan,
dan menyelesaikan tugas. Tim ini juga beranggotakan dari organisasi yang sama
atau menghubungkan para anggota sebuah organisasi dengan para karyawan dari
berbagai organisasi lain (seperti para pemasok dan rekan-rekan bersama). Mereka
bisa mengadakan rapat selama beberapa hari untuk menyelesaikan masalah,
beberapa bulan untuk menyelasaikan sebuah proyek, atau secara tetap berdiri
dalam organisasi.
Tiga faktor utama yang membedakan tim
virtual dari tim yang bertemu muka secara langsung adalah:
(1) Ketiadaan isyarat-isyarat
paraverbal dan nonverbal
(2) Konteks sosial yang terbatas
(3) Kemampuan untuk mengatasi
keterbatasan waktu dan ruang
Tim virtual sering kali mengalami hubungan
sosial yang kurang baik dalam berinteraksi langsung antar-anggota. Mereka tidak
bisa meniru tindakan memberi dan menerima yang umum terjadi dari diskusi secara
berhadap-hadapan. Terutama ketika para anggota belum bertemu secara pribadi,
tim virtual cenderung lebih berorientasi pada tugas dan lebih sedikit bertukar
informasi sosial-emosional. Tim virtual mampu melakukan pekerjaan mereka
meskipun anggota-anggotanya terpisah ribuan kilometer dan terpisah oleh satu lusin
zona waktu atau lebih. Tim ini memungkinkan orang-orang untuk bekerja sama,
yang bila tidak demikian tidak akan bisa berkolaborasi.
Untuk membangun kepercayaan tim virtual yaitu:
a. Communication
Tidak hanya dalam tim virtual, komunikasi sangatlah penting
dalam kehidupan kita dengan masyarakat, komunikasi dibutuhkan untuk menghindari
kesalahpahaman dan kerancuan atau keraguan dalam tim.
b. Cultural
Awareness
Toleransi dan pengetahuan akan kebudayaan juga harus
diperhatikan, karena tidak semua anggota memiliki kebudayaan dan pengetahuan
yang sama seperti kita. Maka akan baik apabila mengadakan pedoman komunikasi
ketika mulainya terbentuk tim terbukti dapat membantu mengurangi kesalahpahaman
akibat perbedaan budaya.
c. Trust
Kepercayaan juga penting di antara anggota tim. Kepercayaan
untuk mendukung semua point di atas sebagai basis untuk komunikasi yang terbuka
dan menyangga motivasi semua individu yang bersangkutan. Kepercayaan memerlukan
perhatian khusus di setiap titik perkembangan tim virtual. Karena antar anggota
tim virtual biasanya berbeda tempat, maka kepercayaan sangatlah penting.
